Viral Jelmaan Superhero, Hijaber Ini Selamatkan Pria Terbakar Dengan Baju Abaya

Jawaher Saif Alkumiati berhasil menyelamatkan satu nyawa yang hampir hilang



seorang perempuan bukan berarti tidak bisa berbuat heroik. Sikap pemberani pun juga harus dimiliki oleh setiap perempuan akibat dari tuntutan zaman.

Salah satunya yang dialami dan terjadi pada seorang perempuan berhijab yang satu ini. Memiliki rupa yang cantik serta manis tidak serta-merta membuat dirinya tidak memiliki nyali yang besar untuk menyelamatkan orang yang sedang terkena musibah.

Baca Juga : Netizen Syok, Dengan Keputusan Rina Nose Yang Melepas Jilbabnya

Pasalnya, perempuan yang bernama Jawaher Saif Alkumiati tersebut, berhasil menyelamatkan satu nyawa yang hampir hilang. Melansir dari Gulf News, Kamis (2/11/2017), kisah heroik Jawaher bermula saat ia melihat ada dua truk kecelakaan di depan matanya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, ada seorang supir truk yang terbaring di jalanan dengan kondisi tubuh diselimuti api. Melihat hal ini, Jawaher pun tidak tinggal diam, ia dan temannya Ras Al Khaimah yang berada di lokasi kejadian pun langsung berupaya menyelamatkan supir nahas.

Jawaher meminta pada temannya Ras untuk melepas abayanya dan mencoba memadamkan api menggunakan kain tersebut. Dengan perintah Jawaher, Ras pun menurut dan hanya menunggu di dalam mobil.

Abaya milik Ras digunakan Jawaher untuk menutupi api yang hampir menghabiskan tubuh si supir truk. Api pun berhasil dipadamkan, Jawaher menenangkan supir truk dan memintanya bertahan hingga tim penyelamat datang.

Baca Juga : Lihat Video Wanita Berhijab Nyanyi Di Gereja Bogor, Bikin Haru Fakta Dibaliknya

Cerita heroik dari Jawaher Saif Alkumiati si superhero berhijab pun akhirnya viral setelah diunggah oleh Mayor Tareq Al Sharhan, Kepala Departemen Darurat di Kepolisian Ras Al Khaimah. Cerita yang dibagikan di jejaring sosial instagram tersebut pun menginspirasi banyak orang. Jawaher Saif Alkumiati juga diberikan gelar wanita paling berani.

diarsipkan via WajibBaca

BACA JUGA ARTIKEL FOREX
Forex Trading Sharia
Forex trading transactions directly (Offline) "money exchange" in the form of a simple done in cash or categorized spot (spot) and sell off (one shot deal) when exchanging dollars to US $ dollars then immediately get the exchange of US $ dollars in hand. In contrast to online trading through an intermediary broker will never be able to sell off (one shot deal), so the flow of transactions is very much different. This must be known from the beginning by all Muslim traders.
In online forex trading there is the term Pending Order, Pair, Lot, Leverage, Slip Page, Quantity, Equity, Margin, Margin Call, etc .. What you will not find when you redeem / sell and buy currency directly in the bank or money changer (CMIIW).
One question for you, whether online forex trading that already qualifies SHARIAH to be called a SPOT transaction in accordance with what is meant by National Sharia Council (DSN) MUI?
Though SPOT transactions buying and selling currency directly and the sale and purchase transactions online currency is clearly DIFFERENT, for that we make this blog in hopes can straighten the understanding. If the readers are willing to help spread the information about the existence of this blog we are grateful alhamdulillahi jazzakalloohu khoiroo for all the charity sholihnya.
If forex trading offline (coming to the direct exchanger) with online forex trading (through broker intermediaries) alone is different, especially if the online forex trading business was compared to trading business (selling - buy) real goods (non ribawi) such as HP selling, selling vegetables, selling pulses, etc. Masya Alloh ... too.

We must know that Shariah Forex Trading is a trading which in all its transactions must always refer to Islamic laws (there must be a sharia law basis or not violate the syar'i ban) and abandon the behavior of forbidden syar'i starting from early NIAT and PURPOSE (necessity) in every transaction, must always (must) stay away from the forbidden Flower (ربا usury), Gambling, Deliberate Speculation (ميسر maisir), Unclear and Manipulative (غرر ghoror), Fraud, also about multi transaction in 1 aqad, and 2 forms of transactions in 1 transaction which are all prohibited sharia with the argument of Qur'an - Hadith is clear.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »