Waduh, Andhika Pratama Dan Ussy Sulistiawaty Diterpa Isu Pertengkaran

Andhika membantah langsung rumor tersebut



Tak ada angin, tak ada hujan. Rumah tangga Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty diterpa isu pertengkaran lantaran kesibukan berbisnis dan bernyanyi yang dilakukan oleh Ussy.

Saat dijumpai di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Andhika membantah langsung rumor tersebut. Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa memang saat ini istrinya lebih sibuk daripada dirinya.

Baca Juga : Netizen Syok, Dengan Keputusan Rina Nose Yang Melepas Jilbabnya

"Sebenarnya enggak kesel sih‎, bukan kesel. Enggak tahu tuh keluar headline di berita-berita online kayak gitu saya enggak pernah ngomong kesal dengan kesibukan Ussy, saya rasa Ussy pun enggak ngomong saya kesal dengan kesibukan dia," ujar Andhika pada Senin (4/9/2017).

"Tapi memang sekarang waktunya Ussy bisa dibilang lebih sibuk daripada saya, selain urusin anak-anak. Ia kan lebih banyak urusin bisnis apalagi kosmetik, memang lagi nyita waktu banget," tambahnya.

Kesibukan Ussy membuatnya khawatir karena harus membawa anak kesana-kemari dan jam pulang kerja yang larut malam. Walaupun ia meminta agar sang istri mengutamakan keluaraga, ia tetap mengakui bahwa bisnis tersebut tak bisa ditinggal oleh Ussy sendiri.

"Jadi pergi pagi pulang malam, kadang-kadang anak diboyong semua sama dia, ya saya agak khawatir karena memang selain untuk urusin bisnis sebenarnya prioritas utama ‎kalau saya boleh minta sih adalah keluarga. Tapi emang bisnis enggak bisa dibiarin gitu aja karena butuh sentuhan dia untuk jalanin bisnis," tandas ayah empat anak tersebut.

Kembali mengklarifikasi rumor sebelumnya, kesibukan Ussy tersebut tak membuatnya berang. "Enggak ada (teguran) kalau itu. Karena memang kita dari awal komit bikin bisnis tahu risikonya pasti akan menyita banyak sekali waktu," tandasnya.

Baca Juga : 5 Fakta, Bukti Perjalanan Rina Nose Mulai Berhijab Sampai Buka Aurotnya Lag

Andhika menambahkan bahwa Ussy telah mengurangi aktivitas sejak anak keempatnya yakni Sheva Elmira Lorrenia lahir pada Maret kemarin lantaran sibuk berbisnis dan meminta bantuan pengasuh.

"Cuma dia agak ngerem ketika hamil dan ngelahirin dan di masa pertumbuhan Sheva sampai 6 bulan ini memang waktunya Ussy lebih diluangkan untuk‎ anak-anak dan sekarang memang bisa lebih dilepas kan, di rumah kadang-kadang minta bantuan suster untuk nanganin Sheva, jadi dia bisa handle pekerjaan lain," lengkapnya. diarsipkan via WajibBaca

BACA JUGA ARTIKEL FOREX
Forex Trading Sharia
Forex trading transactions directly (Offline) "money exchange" in the form of a simple done in cash or categorized spot (spot) and sell off (one shot deal) when exchanging dollars to US $ dollars then immediately get the exchange of US $ dollars in hand. In contrast to online trading through an intermediary broker will never be able to sell off (one shot deal), so the flow of transactions is very much different. This must be known from the beginning by all Muslim traders.
In online forex trading there is the term Pending Order, Pair, Lot, Leverage, Slip Page, Quantity, Equity, Margin, Margin Call, etc .. What you will not find when you redeem / sell and buy currency directly in the bank or money changer (CMIIW).
One question for you, whether online forex trading that already qualifies SHARIAH to be called a SPOT transaction in accordance with what is meant by National Sharia Council (DSN) MUI?
Though SPOT transactions buying and selling currency directly and the sale and purchase transactions online currency is clearly DIFFERENT, for that we make this blog in hopes can straighten the understanding. If the readers are willing to help spread the information about the existence of this blog we are grateful alhamdulillahi jazzakalloohu khoiroo for all the charity sholihnya.
If forex trading offline (coming to the direct exchanger) with online forex trading (through broker intermediaries) alone is different, especially if the online forex trading business was compared to trading business (selling - buy) real goods (non ribawi) such as HP selling, selling vegetables, selling pulses, etc. Masya Alloh ... too.

We must know that Shariah Forex Trading is a trading which in all its transactions must always refer to Islamic laws (there must be a sharia law basis or not violate the syar'i ban) and abandon the behavior of forbidden syar'i starting from early NIAT and PURPOSE (necessity) in every transaction, must always (must) stay away from the forbidden Flower (ربا usury), Gambling, Deliberate Speculation (ميسر maisir), Unclear and Manipulative (غرر ghoror), Fraud, also about multi transaction in 1 aqad, and 2 forms of transactions in 1 transaction which are all prohibited sharia with the argument of Qur'an - Hadith is clear.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »