IBX5B098941BD4CE Bayi 16 Bulan Terpaksa Lakukan Operasi Berulang Karena Lidahnya Berukuran Dewasa - Newsbaper

Bayi 16 Bulan Terpaksa Lakukan Operasi Berulang Karena Lidahnya Berukuran Dewasa

Orangtua bayi perempuan berusia 16 bulan di Amerika ini, awalnya sangat terpukul dengan keadaan putrinya. Tak disangka, bayi perempuan mereka lahir dengan kondisi lidah berukuran besar layaknya orang dewasa.

Dikutip dari Wajibbaca, bayi yang diberi nama Paisley itu mengalami kesulitan dalam berkata-kata. Menurut dokter yang menanganinya, Paisley lahir dengan sindrom Bleckwith-Wiedemann. Sindrom ini membuat si buah hati mengalami pertumbuhan organ yang terlalu berlebihan. Di Amerika lebih dari 300 bayi dalam setahun mengalami sindrom serupa, namun untuk Paisley yang mengalami pertumbuhan tak wajar adalah lidahnya.


"Lidahnya terus menerus mencuat, dia selalu mengunyah lidahnya karena mengambil begitu banyak ruang di mulut mungilnya," ujar Madison, ibu bayi malang itu.

Sungguh kasihan, ketika baru lahir bayi mungil ini harus dihubungkan dengan ventilator agar bisa bernafas dengan baik.

Saat menginjak usia enak bulan, dokter yang menangani khasus ini menghilangkan dua inci lidahnya. Hal ini dilakukan agar Paisley dapat melakukan aktivitas layaknya balita pada umumnya. Namun hal tersebut nampaknya tak banyak membantu.

Paisley, kembali harus menjalani operasi dan berhasil. Akhirnya, sejak oprasi keduanya ini, Paisley dapat memasukkan lidahnya. Meski demikian, Paisley, masih harus melakukan pemeriksaan intensif setiap 3 bulan sekali oleh dokter hingga usai 8 tahun. Bukan karena apa-apa, cara ini dilakukan akan tidak tumbuh kanker ataupun tumor karena sindrom tersebut.

Saat ini Paisley dapat tersenyum bahagia dan bisa belajar untuk berbicara. Ia mulai belajar untuk mengucapkan kata-kata sederhana.


"Sebelumnya dia bahkan tidak bisa mengeluarkan suara untuk mengucapkan kata-kata seperti mama dan dada karena ukuran lidahnya, jadi ini seperti sebuah pencalaian yang besar," imbuh Madison.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel